Ini Wajah Baru Jajaran Direksi Lippo Cikarang (LPCK)

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyampaikan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang mana salah satu agendanya perubahan dewan direksi.

“Dilaporkan, dalam RUPSLB yang dilaksanakan secara ‘hybrid’ (fisik dan elektronik) tersebut, Pemegang Saham telah menyetujui mata acara perubahan susunan anggota Direksi yang baru,” mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/10).

Perubahan ini terhitung sejak RUPSLB ditutup sampai dengan berakhirnya masa jabatan direksi pada penutupan RUPS Tahunan pada tahun 2026.

Adapun susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru sampai dengan pada penutupan RUPS Tahunan pada tahun 2026 ialah sebagai berikut:

Dewan Komisaris :
Presiden Komisaris (Independen) : Didik Junaedi Rachbini
Komisaris Independen : Hadi Cahyadi
Komisaris : Anand Kumar
Komisaris : George Raymond Zage Ill

Dewan Direksi :
Presiden Direktur : Ketut Budi Wijaya
Direktur : Maria Clarissa Fernandez Joesoep
Direktur : Marshal Martinus Tissadharma
Direktur : Gita Irmasari

Selain itu, hasil RUPS juga mencatat pada semester I 2023 berhasil meraih pra penjualan sebesar Rp 628 miliar, setara dengan pencapaian sebesar 46% dari target untuk tahun 2023 sebesar Rp1,375 triliun.

Pra-penjualan pada semester satu 2023 ditopang oleh proyek-proyek residensial LPCK yaitu Waterfront Uptown, Newville dan Cendana Spark, serta permintaan yang tinggi untuk lahan industri (Delta Silicon 3), dengan kontribusi masing-masing sebesar 64% dan 30%. Sisanya enam persen terdiri dari penjualan lahan dan ruko-ruko komersial.

Selain itu, perseroan juga melaporkan pendapatan total sebesar Rp 578 miliar selama semester I – 2023 dengan gross margin dapat dipertahankan secara stabil pada level 46%. Perseroan juga mencatatkan EBITDA positif pada Rp150 miliar atau sebesar 26 persen dari total pendapatan Perseroan.

Baca Juga  Miliki DNA Digital, CIMB Niaga Finance Bidik Laba Segini

Pada tahun ini, perseroan menetapkan target pra penjualan sebesar Rp 1,375 triliun yang terbagi menjadi Rp 800 miliar dari segmen residensial, Rp 500 miliar dari segmen industrial dan Rp75 miliar dari segmen komersial.

Sementara untuk sisa tahun 2023, LPCK akan terus menjaga momentum penjualan dengan peluncuran produk-produk residensial, komersial dan industrial terbaru Perseroan yang akan ditawarkan dengan harga yang bersaing dan menjawab kebutuhan konsumen.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Sah! Eks Bankir BMRI dan Purnawirawan Polri Jadi Pejabat BEKS

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *