19 Pinjol Kredit Macetnya Mengerikan, Bos OJK Buka Suara


Jakarta, CNBC Indonesia РOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per November 2023 sebanyak 19 Penyelenggara Pinjaman Online (Pinjol) peer to peer (P2P) Lending memiliki Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) di atas 5%. Dengan kata lain, ada 19 penyelenggara pinjol yang rasio kredit macetnya melebihi batas wajar.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK menjabarkan, angka ini telah berkurang dari sebelumnya pada Oktober 2023 tercatat sebanyak 20 penyelenggara yang kredit macetnya di atas batas.

“Akan tetapi terdapat 2 Penyelenggara yang pada periode sebelumnya tidak memiliki nilai TWP di atas 5% namun pada data periode November 2023 memiliki TWP di atas 5%,” jelas Agusman dalam jawaban tertulis RDKB OJK, Kamis, (11/1/2024).

Agusman tak menampik bahwa perubahan jumlah TWP90 dalam fintech P2P lending selalu dinamis. Pada periode Pandemi Covid-19 misalnya angka TWP90 industri tercatat memiliki posisi tertinggi mencapai 8,88% pada Agustus 2020.

Beberapa faktor terkait dengan perubahan TWP90 diantaranya adalah kemampuan platform memfasilitasi penyaluran dana sehingga dapat mempengaruhi outstanding pendanaan dan besarnya pendanaan yang masuk dalam periode macet.

Agusman juga menilai faktor lain seperti Kualitas credit scoring kepada calon penerima pinjaman, Kualitas proses collection pinjaman yang sedang berjalan dan Banyaknya kerja sama dengan ekosistem seperti penyediaan fasilitas asuransi kredit dan lainnya menjadi faktor volatilitas TWP90 tersebut.

Melihat hal ini, OJK telah meminta kepada Penyelenggara untuk mengirimkan action plan terkait dengan rencana penurunan nilai TWP di atas 5% dan saat ini masih proses monitoring.

“Jika kondisinya lebih buruk, OJK melalukan tindakan pengawasan lanjutan,” tegas Agusman.

Baca Juga  Suami Sandra Dewi Simpan Rp 76 M di Rumah, PPATK: Banyak Modusnya

OJK pun meminta penyelenggara P2P lending untuk dapat melakukan publikasi data kualitas pinjaman sehingga para konsumen dan calon konsumen dapat memonitor langsung data kualitas pinjaman suatu platform P2P lending.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Warga RI Makin Doyan Pinjol, Kredit Macet Menggelembung

(ayh/ayh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *